•  
  • oceanjava.com
Kamis, 01 November 2018 - 07:29:28 WIB
Our Ocean Conference 2018 di NUSA DUA BALI
Diposting oleh : Administrator
Kategori: EVENT - Dibaca: 183 kali

Our Ocean Conference 2018 yang diadakandi Nusa Dua, Bali akhirnya berakhir kemarin (30/10/2018).   perhelatan yang dihadiri oleh 5 kepala negara,45 perwakilan pemerintah, dan ribuan delegasi  

Konferensi kelautan terbesar didunia itu melahirkan lebih dari 287 komitmen. Momen tersebut juga mendorongnegara-negara di dunia untuk menciptakan 14 juta kilometer persegi KawasanKonservasi , melebihi perkiraan sebelumnya.

Dalam Sambutanya Presiden Joko Widodomengatakan memerlukan aksi revolusi untuk merawat Laut.

Menteri Kelautan dan PerikananSusi Pudjiastuti mengatakan daam sambutannya pada Global Ocean LeadershipPanel, jumlah ini melebihi harapan kami. Kami berterimakasih atas kontribusikolektif Bapak Ibu sekalian dalam menentukan masa depan dan isinya, agar lebihlestari dan dikelola secara berkelanjutan. Ada dua isu yang menjadi perhatianbesar dalam OOC 2018, yaitu polusi plastik di lautan dan perikanan ilegal (illegalfishing).  

Sementara itu, John Kerry dalampidatonya di OOC 2018, Senin (29/10/2018) berkata bahwa ada ribuan pelaku illegal fishingdi lautan. Para pelaku illegal fishing ini kerap kali menggunakan alattangkap yang merusak lingkungan, mencemari ekologi laut dan mengelabui aparatdengan menggunakan banyak bendera. Mereka juga mengeruk kekayaan sumber dayalaut dengan tidak bertanggung jawab.

Susi berkata bahwa pelaku illegalfishing mengeksploitasi 93 persen dari ikan di lautan Indonesia menggunakanalat tangkap yang tidak ramah lingkungan. Indonesia sendiri,  

Sejauh ini, Indonesia telahberhasil menenggelamkan 488 kapal pelaku illegal fishing. Lalu, seperti yangdikatakan Susi, Indonesia juga memberlakukan moratorium terhadap kapal ex asingdan melarang trawl yang telah merusak perairan Indonesia.